Masih Galau Investasi Saham? Perkuat dengan 7 Alasan Ini yuk!

Posted on

3. Mengikuti Laju Inflasi

effects-of-inflation-001-7e16fef4c897bc63e773efa0c9f6f6bc.jpgbdfwealth.com

Nilai saham yang kamu miliki tentu akan terus meningkat sesuai dengan tingkat inflasi. Jadi, jika kamu awalnya memiliki saham senilai satu juta, nilai sahammu berpotensi besar untuk terus bertambah, menyesuaikan dengan level inflasi.

 

4. Pilihan Tepat untuk Investasi Jangka Panjang

pexels-photo-210590-48e300efce86575078872eab5ac57e23.jpegpexels.com

Karena sifatnya yang terus mengikuti inflasi, jadi bisa diperkirakan bahwa semakin lama kamu menanam modal, kemungkinan besar semakin tinggi nilai sahammu. Bisa dibayangkan keuntungan yang kamu peroleh jika semakin lama menyimpan modal.

 

Baca Juga : Kalau Belum Punya 9 Mindset Ini, Lupakan Mimpi Jadi Pebisnis!

 

5. Kata Siapa Berisiko Tinggi?

buying-stock-79251672971619ffeef113495691dbe2.jpgonlinestock-trading.info

Nih, salah satu mitos lainnya yang sering ditelan mentah-mentah. Memang semua jenis investasi memiliki risiko. Namun, untuk investasi di pasar modal sendiri, risiko yang dimiliki itu gak jauh lebih besar sebenarnya.

Takut uang kamu raib? Selama kamu investasi di lembaga sekuritas yang resmi terdaftar resmi di Bursa Efek Indonesia, tentu tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Atau takut saham yang kamu beli malah merugi?

Di situlah peran penting para pialang, karena mereka yang akan memilih saham yang paling menguntungkan, melalui analisis dan kalkulasi yang sudah menjadi spesialisasi mereka. Biasanya, para pialang pasti akan menyarankanmu untuk membeli saham-saham blue chip, atau saham yang paling terpercaya dan memiliki tingkat keuntungan tertinggi. Jadi gak perlu takut terjebak investasi bodong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *