Hobi Traveling? Jangan Pernah Lupakan Asuransi Perjalanan

Posted on

Bepergian atau traveling menjadi salah satu cara untuk relaksasi dan sejenak melarikan diri dari rutinitas. Bepergian pun kini menjadi salah satu gaya hidup yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kaum modern.

Sebelum bepergian, baik ke destinasi dalam negeri maupun mancanegara, segala perencanaan dan persiapan harus dilakukan. Barry Kusuma, seorang travel blogger, menyatakan bahwa bepergian atau tamasya jangan hanya dilihat hal-hal serunya saja.

Barry menyatakan, baginya ada dua hal yang wajib dipersiapkan sebelum berangkat untuk berjalan-jalan. Pertama adalah perencanaan, yakni riset mengenai destinasi dan hal-hal pendukung lainnya.

Kedua dalah perlindungan, yakni salah satunya dengan memiliki asuransi perjalanan. Barry menuturkan, baik untuk bepergian di dalam negeri maupun mancanegara, asuransi perjalanan adalah hal krusial.

 

Baca Juga :  Pentingnya Memiliki Asuransi Perjalanan Buatmu, Para Travelers. Sudah Tahu Belum?

 

“Pengalaman saya, dari 10 kali perjalanan, 3 sampai 4 kali perjalanan yang saya alami pasti ada masalah,” ungkap Barry dalam konferensi pers Zurich Digital Platform di Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Masalah-masalah yang ditemui selama bepergian, imbuh Barry, bermacam-macam. Ia memberi contoh antara lain penundaan atau pembatalan penerbangan, koper hilang, hingga kecopetan.

Namun, permasalahan yang paling sering terjadi adalah sakit di dalam perjalanan. Oleh karena itu, imbuh Barry, untuk memitigasi risiko ini, asuransi perjalanan sangat penting.

Asuransi perjalanan penting agar kita bisa kerja nyaman dan traveling nyaman juga,” ungkap Barry.

 

Baca Juga :  Apakah Asuransi Mobil All Risk Selalu Lebih Untung Daripada Asuransi Mobil Total Lost Only?

 

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Zurich Indonesia Philippe Danielski menyatakan, pihaknya memiliki 28 manfaat dalam produk asuransi perjalanan. Manfaat utama produk asuransi perjalanan sebenarnya adalah kesehatan.

“Kalau bepergian ke luar negeri, seperti misalnya Jepang, Eropa, perawatan medis sangat besar,” jelas Danielski.

Selain itu, asuransi perjalanan dapat memberikan layanan bantuan untuk terhubung dengan dokter dan rumah sakit. Ia memberi contoh, apabila seseorang sakit ketika bepergian di Jepang dan tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa Jepang, maka asuransi akan membantu.

Selain kesehatan, asuransi perjalanan juga akan memberikan proteksi mengenai perjalanan itu sendiri. Danielski mencontohkan adalah pembatalan atau penundaan perjalanan karena satu dan lain hal.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *